Geomembrane Sebagai salah satu jenis bahan Geosintetik. Geomembrane terbuat dari berbagai material antara lain EPDM rubber (ethylene propylene diena Monomer), polivinil klorida (PVC),Low-Density Polyethylene (LDPE), High-Density Polyethylene (HDPE), Polyurea dan Polypropylene (PP). Produk Geomembrane dapat membantu memberikan solusi biaya yang efektif sebagai penghalang cairan, penahanan dan aplikasi geoteknik lainnya. Instalasi yang menggunakan geomembrane antara lain adalah Lahan penimbunan sampah, Kolam pengolahan air bersih industri, Kanal drainase dan irigasi, Lapis danau berkontur, Kontrol kadar air dalam tanah ekspansif, Lapisan konstruksi dan masih banyak lagi

penting untuk tau bagaimana memilih geomembrane yang baik. Berdasarkan cara instalasinya ada 2 metode cara memasangnya:

1. Single Composite Mode
instalasi sisi bentonit bahan umumnya dipasang menghadap ke bawah dan sisi depan geomembrane menghadap ke atas, untuk membentuk komposit satu produk.

2. Encapsulated mode
geomembrane tambahan dipasang terhadap sisi bentonit material. Dalam aplikasi ini produk biasanya diinstal dengan sisi muka bentonit dan sisi geomembrane menghadapi terhadap tanah dasar , dengan tambahan geomembrane dipasang di atas permukaan bentonite Modus desain encapsulated menawarkan keuntungan kinerja yang berbeda sebagai berikut: ( 1 ) meningkatkan penahanan cairan (2 ) meningkatkan daya tahan bentonit selama konstruksi dengan mencegah pre – hidrasi bentonit dan ( 3 ) peningkatan stabilitas lereng

Namun yang perlu diperhatikan adalah pemasangan geomembrane membutuhkan penanganan yang teliti dan hati-hati agar dapat menahan cairan dengan baik. Geomembrane memiliki 3 tahapan penting guna menghasilkan mutu pekerjaan yang baik yaitu persiapan instalasi, pelapisan (seaming), pengujian dan pemeriksaan hasil pemasangan.

Pada persiapan instalasi yang harus diperhatikan adalah Tempat kerja harus dipersiapkan dengan baik sebelum pemasangan, dimana Tanah yang ada harus dipadatkan sesuai dengan spesifikasi proyek. Pastikan bahwa permukaan lahan yang akan dipasang geomembrane rata dan tidak ada benda asing dan tajam yang dapat merusak geomembrane.

Sebelum pemasangan geomembrane, Parit jangkar harus digali untuk membuat garis acuan. Untuk ketinggian dan lebar disesuaikan dengan desain dan pastikan sudut agak bulat agar menghindari tikungan tajam geomembrane tersebut.
Pasang dahulu non woven geotextile sebagai lapisan antara konstruksi tanah dengan geomembrane dimana fungsinya adalah untuk melindungi geomembrane agar tidak robek.

Ketika tanah sudah siap, pastikan Semua mesin atau peralatan yang digunakan dalam menghampar harus dalam cara yang tepat untuk mencegah dari kemungkinan geomembrane tertarik memanjang atau keriput. Merokok atau menggunakan sepatu yang dapat merusak geomembrane yang tidak diizinkan. Gunakan kantong pasir (sandbags) agar mencegah terangkat oleh angin. Tutup pelindung tambahan atas geomembran yang dianjurkan. Penempatan Geomembrane menyesuaikan bentuk permukaan tanah.