Fotografi Alam

Fotografi adalah seni yang membutuhkan gairah, mata untuk detail, kamera, dan subjek. Nature Photography bukan tentang mengambil gambar daun atau air terjun tetapi tentang seberapa detail gambar itu, betapa indahnya tampilannya, dan kesan apa yang dihasilkannya bagi pengamat. kunjungi website guaroenusa.com membahas beragam informasi

Tidak pernah semudah kelihatannya dan untuk memotret air terjun yang mengalir deras, sungai yang berkelok-kelok, dan pegunungan yang diselimuti salju membutuhkan lebih dari sekadar kamera yang bagus dan hasrat untuk fotografi.

Fotografi alam juga dikenal sebagai fotografi lanskap terdiri dari sejumlah elemen, dan bagaimana Anda menyatukan elemen-elemen ini untuk menghadirkan keseluruhan gambar adalah dasar dari seni ini. Komposisi fotografi mencakup elemen visual yang terdiri dari visi fotografer dan kemampuan untuk melihat, mengidentifikasi, mengatur, dan membingkai gambar yang sudah jadi atau lengkap.

Ini jelas merupakan keterampilan yang berbeda dan jika Anda merasa memiliki keterampilan seperti itu, maka fotografi lanskap akan menjadi pengalaman dan karier yang luar biasa bagi Anda.

Mari kita lihat beberapa elemen dasar yang akan memainkan peran utama dalam menentukan gambaran akhir. Elemen pertama adalah Skala. Jika Anda mempertimbangkan gambar alam, maka Anda akan menemukan bahwa kebanyakan dari mereka berbeda dalam skala pemandangan yang ditangkap. Tiga kategori berbeda yang perlu diingat adalah:

1.Grand Scenery: Ini termasuk bentang alam yang sangat luas

2.Pemandangan Intim: Ini adalah salah satu pemandangan yang paling sulit dipahami, karena Anda harus mengisolasi “adegan di dalam adegan” dan hanya menyimpan bagian yang penting saja.

3.Pemandangan Makro: Ini termasuk memperbesar elemen, yang sifatnya kecil dan tidak dapat diperhatikan sebaliknya.

Sangat penting untuk memeriksa dan menafsirkan setiap adegan ini secara khusus untuk mendapatkan gambar terbaik. Hal penting untuk dipahami adalah bahwa Anda tidak boleh menghalangi pikiran atau visi Anda ke skala tertentu yang Anda butuhkan untuk memiliki pikiran terbuka sehingga Anda dapat menambahkan variasi dan menggunakan peluang untuk keuntungan Anda.

Elemen penting kedua dari fotografi alam adalah Bahan Baku dan selanjutnya terdiri dari sub-elemen seperti:

1. Cahaya: Elemen yang sangat penting, Anda perlu mengidentifikasi dan menyesuaikan arah, warna, dan sudutnya

2. Bentuk: Ini terdiri dari garis besar serta permukaan objek yang berbeda dalam adegan tertentu

3. Garis: Bisa berupa garis lurus, dan garis lengkung, yang mungkin menunjuk keluar atau masuk dari bingkai ke objek tertentu.

4. Tekstur dan pola

5. Warna dan nada

6. Batas bingkai

Elemen penting ketiga yang perlu Anda kerjakan adalah Kompleksitas. Dalam setiap foto lanskap, ada konsep dasar yang mendorong komposisi gambar tertentu. Konsep akan membantu pemirsa untuk memahami gambar atau gambar dengan berbagai konotasi, dan membantu mengidentifikasi hubungan antara mereka dan gambar.

Inilah sebabnya mengapa sebuah gambar tidak boleh terlalu sederhana atau terlalu rumit tetapi pada saat yang sama, gambar itu harus cukup rumit bagi pemirsa untuk menggali lebih dalam komposisi untuk menemukan makna tersembunyi – untuk membuatnya berpikir.

Elemen terakhir dalam Fotografi Alam adalah Perspektif dan dapat didefinisikan sebagai hubungan visual antara pemandangan yang digambarkan dan titik dari mana ia dilihat.

Setelah Anda memahami pentingnya dan dampak berbagai elemen yang diperlukan dalam fotografi lanskap, Anda akan mampu menciptakan keajaiban yang akan membuat penonton terpesona.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *