DRL mobil merupakan lampu yang hampir sama dengan LED, lampu ini memiliki kepanjangan yaitu Daytime Running Light yang akan menyala saat mulai menyalakan starter atau mobil. Lampu ini akan menyala meskipun saat siang hari ketika kondisi mesin mobil dalam keadaan menyala. Swedia dan Finlandia merupakan negara yang banyak menggunakan lampu DRL untuk keselamatan pengunaan kendaraan mobil.

DRL mobil membuat penggunanya tidak perlu menyalakan lampu ketika akan melewati area terowongan atau wilayah yang minim cahaya lampu seperti saat siang hari. Lampu DRL memberikan terang yang redup namun penggunaannya hanya untuk mobil, LED digunakan untuk lampu utama dan DRL sebagai fungsi keselamatan.

Di Indonesia penggunaan DRL ini cukup dicari tentu dengan kualitas yang terbaik dengan harga yang cukup mahal. DRL berada pada bagian depan, lampu ini berbeda dengan lampu depan karena ketika siang akan redup dan tidak untuk menerangi jalan tujuan dari lampu ini adalah untuk peningkatan visibilitas sehingga pengemudi akan mampu melihat jalan dengan baik.

Berikut adalah lampu modifikasi diantaranya:

  • Lampu HID dengan lampu proyektor sebagai modifikasi lampu dasar, lampu yang tahan lama serta lebih hemat, paparan sinar yang luas, setiap bengkel memiliki kisaran harga dan jenis serta kualitas lampu HID mulai Rp500 ribu hingga jutaan.
  • Lampu LED merupakan lampu yang menggunakan 3 warna yaitu kuning, putih dan putih kekuningan, paling laris digunakan dan dibandingkan dengan LED standar hanya terpaut Rp600 ribu dari segi harga.
  • Lampu laser merupakan lampu pilihan untuk jarak pencahayaan dua kali lebih jauh dibandingkan LED, lampu laser masih jarang digunakan saat ini.
  • Lampu knight rider merupakan lampu kelap-kelip, dapat berkedip untuk menunjukkan sesuatu, untuk pemasangannya cukup rumit dan harus dibongkar terlebih dahulu, harganya tergantung pemasangannya dan tidak mempengaruhi penggunaan accu mobil karena daya yang digunakan lebih sedikit.

DRL telah diperkenalkan pada tahun 1970 dengan ukuran pengaman hingga akhirnya meningkat popularitasnya dalam beberapa masa. Lampu ini banyak dijual pada area utara karena memiliki cuaca yang dingin dan pencahayaan yang kurang. Namun di Amerika Serikat lampu ini dilarang pada tahun 1990, produsen telah mendorong pemasukan DRL namun dilarang tetapi setelah itu akan digerakkan pada jalan-jalan Amerika Serikat.

Penyematan DRL tidak hanya untuk tren fashion semata namun akan berfungsi dengan baik jika memiliki peletakan dan fungsi yang tepat. Lampu jalan untuk siang hari ini aman untuk pejalan kaki dan pengendara walaupun cukup dikhawatirkan karena terlalu cerah namun lampu siang ini tidak akan membuat silau dan memberikan keamanan untuk gaya mobil yang dimodifikasi.

Berikut adalah mengenai penggunaan DRL diantaranya:

Stoplamp kini menggunakan DRL yang diletakkan berada dalam headlamp dan memiliki jangkauan pengendara 5 hingga 10 meter dan otomatis menyalakan lampu utama dan meredupkan lampu DRL.

Mobil keluaran Jepang telah menggunakan DRL untuk mendukung brand image dari suatu mobil dan mendukung fitur keselamatan penggunanya dengan baik.

DRL mobil menawarkan banyak varian dengan spesifikasi yang berbeda. Jika ingin memiliki DRL maka segera modifikasi menyesuaikan lampu dengan jenis kendaraan yang digunakan. Kisaran harga yang ditawarkan rata-rata toko aksesoris mobil adalah sekitar Rp600 ribu hingga Rp1,5 juta dengan potongan harga jika sedang ada promo. Dan biasanya banyak juga menawarkan pengiriman barang yang mudah dan cepat hingga tujuan untuk konsumen diluar wilayah jangkauan.